Resolusi 2017?


“Resolusi 2017 haruskan setiap awal tahun harus menulis resolusi??”

ahhh,. kadangkala biar hidup semakin hidup, kita memusingkan dengan banyak hal yang harus dicapai tiap hari, tanpa lelah terus menerus memikirkan apa yang akan dicapai tiap tahun, dan bahkan merisaukan masa depan dan kadang kita juga lupa, apa sebenarnya yang menjadi keinginan terbesar kita. hasilnya, ketika kita gagal maka akan terlihat menyedihkan, seolah-olah jika resolusi tidak tercapai, maka kita seolah-olah menganggap diri kita sudah gagal.

“Resolusi tahun 2017 saya tidak lain adalah “hari ini lebih baik dari hari kemarin” itulah resolusi saya, bagaimana setiap hari selalu berusaha lebih baik-lebih baik terus menerus, dan selalu positif menjalani hidup, karir dan keluarga.

semoga tahun 2017 adalah tahun saya menikah, pulang dan mengabdi di jawa, atau melanjutkan studi ke luar negeri. ter-khusus dan wajib di tahun ini adalah menikah. amin.

Advertisements

Alhamdulillah,. SubhanaAlloh. I Love My Mom and Dad :* :) :)


Repost : 2014 ya

Alhamdulillahirrobil’alamin

To: Beloved Mother and Dad

terimakasih terimakasih terimakasih, ucapan terikasih berjuta kali hingga aku mati pun tidak mampu menembus batas dan membalas semua yang telah engkau berdua berikan pada ku sampai detik ini, kelak dan seluruh hidupku dimasa yang akan datang. dalam perjalanan hidup ku kali ini, begitu susah, mencari pekerjaan yang sesuai dan tepat untuk masa depan. engkau berdua selalu menemani, mensupport setiap langkah, memberiku arti baik finansial maupun nasihat-nasihat yang menguatkan hati, atau bahkan menghentikan langkahku jika aku melakukan kesalahan. hidup ku hampir 80% adalah campur tangan kalian berdua. masyaAlloh, terimakasih bapak ibuk untuk semua daya upaya, doa dan cinta kasih kalian,

kadang saya merasa enggan, kenapa semua urusan hidup saya kalian ikut serta didalamnya, kadang egois saya timbul, tapi tetap saja diakhir perjalanan, saya selalu bersyukur, sangat bersyukur memiliki kedua orang tua seperti ibu bapakku saat ini. saya tidak memilih untuk mendapatkan lebih dari semua itu, karena bagiku selama hidup ini dengan kedua orang tua ibu dan bapakku saat ini udah sangat sangat luar biasa. sangat saya syukuri karunia dan nikmat Alloh atas engkau sebagai ortuku. Love u mom and dad,. :* :*

Image

My Father and Sister,. love u all,. 🙂 :*

 

kadang sepi menghampiri, mengingatkan untuk terus berupaya berubah dan mengejar hidup menjadi lebih baik, demi kedua orang tua saat ini aku berjuang, meski susah, berpeluh duka dan luka, apapun itu, hidup saya terberkati dengan adanya kalian berdua. hidup saya terasa sangat rileks dan senang, ibu bapak mendukungku dalam setiap langkah, upaya dan doa. sujud syukurku pada mu ya Robbi atas segala karunia dan rahmat yang Engkau berikan padaku selama ini, dan Doa semoga Engkau jaga, karunia, dan jauhkan dari azab kubur dan api neraka untuk Ibu dan Bapakku. tak pernah sedikitpun hamba ini kecewa atau sedih memiliki mereka berdua sebagai orang tua, tetapi rasa syukur yang tak terhingga, Alhamdulillahirrobil’alamin. Sujud Syukur,. 🙂 :*

Sertifikasi Dosen, antara linearitas dan kompetensi


mengikuti sertifikasi dosen, adalah sebuah pencapaian yang mungkin tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. diantara teman-teman angkatan sertifikasi dosen sesi 2 tahun 2016, maka saya lah yang paling muda usia karir mengajarnya, cukup memenuhi kualifikasi minimal calon serdos, yaitu 2 tahun 5 bulan. bagaimana dengan nasibku kelak? luluskah? atau tidak??

sedikit bercerita bagaimana saya mengisi semua persyaratan melakukan sertifikasi dosen, ada beberapa hal yang mungkin saya lewatkan atau saya jadikan perhatian disela-sela mengisi sertifikasi dosen, yaitu:

  1. curriculum vitae
  2. deskripsi diri
  3. publikasi ilmiah

jika melihat komponen diatas, curriculum vitae saya isi dengan cepat, karena beberapa isian sudah ada dan sudah saya kumpulkan sebelumnya. menariknya saya saat menulis deskripsi diri, saya memulai kebiasaan lama, yaitu enggan mengerjakan hingga detik-detik terkahir, akhirnya 2 hari menjelang deadline, saya baru menulis deskripsi diri. apa yang terjadi?? saya hampir tidak tidur karena menulis hingga 6000 kata, dengan 24 point yang harus di isi, apa yang terjadi dengan yang saya tulis??

saya mulai menyadari beberapa hal yang masih menjadi bahan yang selalu saya bingungkan, resahkan, bahkan membuat saya tidak enak makan,. hahha (meski gemuk ya),. salah satunya adalah mencari linearitas dari background studi dengan karir dan penelitian?/ baiklah saya harus mengungkit masa lalu pendidikan saya, memikirkan penelitian saya, karir publikasi saya yang nggak sama dengan penelitian saya, atau bahkan linearitas pendidikan dengan karir mengajar,. lalu bagaimana dengan yang saya tulis?

saya menulis dengan membuat benang merah, benang merah yang mungkin saya pribadi yang mengakui ada keterikatannya, bagaimanapun juga saya harus meyakinkan bahwa keilmuan itu pada dasarnya saling terhubung satu dengan keilmuan yang lainnya. saya mengemas semuanya dengan cara pandang saya, entah apakah itu berhasil atau tidak? atau professor yang menjadi asessor saya nantinya memiliki pandangan yang berbeda. saya memang tidak mengakui bahwa pandangan saya benar, mengenai bagaimana saya lintas disiplin ilmu bisa mengajar di sistem informasi, saya juga tidak mengatakan dengan benar bahwa cara pandang saya mengenai ilmu sistem informasi merupakan bagian dari ilmu manajemen dan bisnis yang saya pelajari di S1, tapi kenapa S2 saya teknik industri??

entahlah, saya sering berlari jika membahas ini, hingga 2,6 tahun saya menjalani hidup menjadi dosen, membuat saya masiih  bertanya-tanya, bahkan mulai jengkel dengan namanya linearitas dan konsistensi penelitian. saya mulai ragu, bagaimana akhirnya nanti?? saya memang sudah memutuskan untuk terjun di business information system, saya mulai mengarah bagaimana solusi IT untuk bidang bisnis. dan akhirnya, mau tidak mau, saya bercita-cita sekolah lagi untuk mengambil konsentrasi business information system. saya mengakui bahwa, banyak hal yang saya tidak tahu, tidak mengerti dan bahkan tidak saya fahami, dan ternyata yang saya tahu sangat lah sedikit, dan saya masih banyak belajar lagi. hal yang paling indah dan menyenangkan adalah menjadi murid, menjadi siswa, menjadi mahasiswa, mendapatkan ilmu dan sebagainya.

maaf mulai ngelantur dengan cerita saya, memang benar, saya lemah dan bahkan juga terkesan kuat dengan ketidakkonsistensian dan ketidaklineriatasan dari background pendidikan, penelitian dan juga karir mengajar,. bagiamanapun itu, saya sudah menjelaskan dengan bahasa saya sendiri, semoga diterima, toh jikapun tidak, semoga rezeki lain masih Alloh lapangkan untukku, seperti menikah, studi lanjut atau bahkan kebahagian,. linieritas dan konsistensi, riwayatmu kini untukku??

tunggu di awal november, apakah benar2 itu bermasalah atau kah tidak??

#pekanbaru, 09/10/2016 melepas lelah menulis Deskripsi Diri Serdos

Sore hari di bakwan sumatera


Diantara begitu banyak pengunjung sore hari di bakwan sumatera, tanpa aku sadari aku merindukan seseorang. Sudah 2 minggu berlalu, tanpa ada kabar apapun tentangnya. Aku merindukannya. Kerinduan yang selalu aku tahan terus menerus, entah karena apa, karena kehilangan atau karena benar-benar menyukainya.

images-2kau tau kenapa rindu itu bertahan??

Karena aku masih berdoa, doa yang tanpa aku akan tahu siapa pemenangnya. Begitu juga, sebagai manusia yang lemah, doa adalah jalan terakhir.

Happy monday,. Ke MP dulu,. 🙂

#imissyou

 

Hidup Sehat, kenapa??


Hello.. Guten Morgen

Alhamdulillah menulis lagi, dan akhirnya setelah lama menikmati kopi “tubruk” dari berbagai daerah di indonesia dan beberapa dari luar negeri, akhirnya memutuskan pensiun dini dari menikmati kopi. bukan karena kecewa atau tidak menikmati kopi lagi, akan tetapi karena faktor kesehatan dan gaya hidup.

Kesehatan dan gaya hidup sudah mulai lagi saya coba untuk yang terbaik yang bisa saya lakukan. tidak lagi makan mie instans (meski masih makan mie ayam ya,. hahah), tidak minum kopi, tidak konsumsi gula berlebihan, tidak makan junk food dsb. saya sudah memulai juga makan raw food (kalau yang ini banyak teman kantor sedih melihat saya raw food tiap pagi) dan juga melakukan food combining. meski terasa sangat tidak enak makan yang biasa aja, tapi demi kesehatan semuanya bisa dilakukan.

apa sih masalah nya jika menua?? tidak ada masalah dengan menjadi tua, masalahnya adalah jika tua dengan penyakit. penyakit yang ditimbulkan dari gaya hidup masa muda yang bebas baik makanan maupun lain sebagainya. saya sudah bertemu dengan banyak orang akhirnya menyesal dengan masa mudanya. begitu juga sebaliknya, saya menemukan orang yang bahagia dengan masa tuanya dan semua nya karena gaya hidup. ayah saya seorang pejalan kaki yang hebat, karena bukan membenci kendaraan tetapi beliau lebih menyukai perjalanan dengan jalan kaki. saya masih ingat, ketika smp ayah selalu lebih menyukai jalan kaki dan saya naek kendaraan. haha,. lucu bagi yang melihat, tapi ayah saya tidak mau menggunakan kendaraan, karena jawabnya hanya satu kata “sehat”. bagi yang muda, seperti saya dulu sangat gengsi sekali jalan kaki, tapi setelah berumur 27 ini dan merasakan badan nyeri, capek, tidak fresh lagi dsb baru sadar, ternyata jalan kaki sangat bermanfaat.

selain itu, jika melihat kebiasaan makan sejak kuliah dan kerja, saya tidak lagi memperhatikan makanan dengan baik, terlebih saat saya tinggal di pekanbaru saat ini. hampir yang saya makan adalah sampah. saya baru sadar bahwa makanan yang saya makan hanya ada kandungan karbo dan protein jenuh. dengan uang 10.000 saya mendapatkan masakan padang yang nasinya sangat banyak dengan kuah santan kental yang banyak juga dan sepotong ayam kecil, bahkan bisa jadi tidak ada sayuran sama sekali, masakan yang entah berapa kali dipanaskan, dan kalian bisa bayangkan nutrisi apa yang masih tersisa di makanan itu? None. tidak ada sama sekali.

akhirnya, mau tidak mau saya memutuskan untuk hidup sehat. sehat dengan pola makan yang baik dan tidak menimbun karbohidrat yang banyak. akhirnya, saya memutuskan FC. Food Combining. ini merupakan 3 kali saya mencoba FC, pertama ketika saya tinggal di malang, kedua saat awal tahun di PCR ketika kolesterol 23o dan asam urat 7,6 dan sekarang ini. daerah yang paling enak melakukan fc adalah waktu di malang, harga buah yang murah, makanan segar banyak, lotek, pecal dsb yang hampir sayuran yang dimasak setengah matang atau masih segar, itu adalah daerah yang saya rindukan dengan buah dan sayur yang lengkap. selanjutnya di awal tahun di pekanbaru, saya memulai FC ketika puasa, alhamdulillah bisa terselamatkan karena saya kontrak rumah, sehingga bisa masak kapanpun saya mau. dan sekarang, saya mencoba untuk FC anak kos, karena saya tinggal di kos, berharap bisa tahan lama, dan menjadi habits demi kebaikan tubuh tercinta ini.

saya tidak berharap dengan fc bisa kurus, saya hanya berharap tidak terjadi penuaan dini, nyeri badan dan tulang, pusing, mual (maag) atau bahkan kelelahan. karena bulan terakhir sejak saya jatuh dari tangga, saya mulai mengalami penurunan kesehatatan seperti cepat lelah dan nyeri separuh tubuh. apapun itu, saya yakin karena akibat makanan sampah, tidak lagi aktif olah raga, dan juga sering begadang. akhirnya, untuk sehat itu tidaklah mudah dan murah, tapi mengobati jauh lebih sangat mahal dan melelahkan. jadi, mari kita menjaga kesehatan, hidup baik dan sehat, semoga masa depan lebih baik dan kesehatan di hari tua dapat bertemu dengan anak cucu dengan sehat dan bahagia.

being healthy ya,. 🙂 ^__^

Impaksi Gigi


Impaksi gigi? Apakah itu?

Yahh,saya akan bercerita mengenai impaksi gigi. Impaksi gigi merupakan pertumbuhan gigi yang tidak pada umumnya, yaitu tumbuh tidur. Impaksi gigi biasanya terjadi pada gigi geraham. Hal ini terjadi karena kondisi rahang yang sudah penuh, atau rahangnya berukuran lebih kecil, sehingga gigi geraham yang baru tumbuh di umur 17-25 atau lebih bisa mengakibatkan impaksi. Kondisi dimana ruang tumbuh gigi sudah habis dan gigi geraham tumbuh dengan mendesak gigi disampingnya.

Kondisi ini perlu penanganan serius jika menyebabkan pasien tidak nyaman, seperti sering pusing tanpa tahu penyebabnya, nyeri leher dsb dikarenakan terjadi penarikan syaraf yang mengarah ke organ lain. Selain itu, umunya terjadi sekat antara gigi geraham dengan tetangnnya sehingga mudah terkena infeksi, ada beberapa kasus yang kemunculannya rendah yaitu terjadi kista atau tumor pada gigi geraham. 

Oleh karena beberapa dokter gigi dan bedah gigi menyarankan untuk dilakukan operasi pembedahan. Hal ini untuk mengantisipasi efek dikemudian hari karena impaksi gigi.

Well, apa yang terjadi dengan saya? Hampir hingga sampai umur 27 saya belum pernah sakit gigi, baik itu gigi berlubang atau lain sebagainya. Namun tahun 2013, gigi geraham kiri bawah saya tumbuh, itu awal saya mengenal operasi gigi. Tahun tersebut saya sering kaku leher dan pusing, awalnya saya kira karena mata minus bertambah, namun tidak ada penambahan. Saran dokter mata untuk ke dokter gigi, dan itu pertama kali saya ke dokter gigi. Hehe. Hasilnya saya disuruh ronsen gigi, well rasanya sedih banget, rahang sudah tumbuh gigi dengan rapi, tapi ada gigi geraham atas bawah yang belum tumbuh tp udah terlihat bakal giginya, so kata dokter itulah penyebab saya sering nyeri. Alhasil, tahun 2013 pembedahan gigi geraham kiri dimulai, meski belum sama sekali muncul gigi, tapi udah dicabut, well kata dokter gigi saya bagus, jd proses pembedahan lama, mengingat jangan sampai mematikan syaraf digusi. So, 2 jam deh di bedah, dengan sadar bagaimana dokter membelah gusi saya, mencongkel dan mencabut gigi saya yang maasih di dalam. Akhirnya, dilakukanlah jahitan diataa gusi dan sekitarnya, haha. 1 minggu tidak bs makan enak deh, 2 bln baru bisa makan daging sapi, ahahha. Diet sukses deh. Wkwk. 

Baru 1 gigi yang dicabut, berarti masih ada 3 lagi kan?? And than, minggu ini saya mengeluh hal yang sama, nyeri leher plus bengkak di rahang bawah kanan. Cek and ricek, gigi geraham kanan saya mulai memperjuangkan hidupnya untuk tumbuh, rasanya sakitnya luar biasa. Sampai gigi sekitarnya terasa ditarik ke sebelah kiri, dan semakin terhimpit. So, akhirnya di rujuk juga ke dokter bedah gigi awal bross. Entah kapan mau di operasi lagi, siap untuk operasi kali ini moga aja gratis ya, karena tahun 2013 habis 3 juta untuk merawat kawan yang satu ini, gigi geraham kiri bawah.

Itulah pengalaman saya impaksi gigi, saran saya sering dan rajinlah ke dokter gigi, bukan karena sakit aja ke dokter gigi. Syaraf gigi terkoneksi dengan yang lain, jika terjadi kista, tumor, infeksi, atau pendaharan hebat pada gigi bisa menyebabkan kematian. Gigi memang hal biasa, tapi sangat berarti dan menjadi masalah beaar jika tidak ditangani dengan baik. So, marilah ke dokter gigi dengan bijak.

Saya aja udh bersemangat untuk perawatan gigi, karena selain gigi geraham, beberapa gigi saya ada tumbuh hampir 60% impaksi, jadi perlu perawatan dan menjaga syaraf dan elemen gigi dengan baik. Keep health. Pencegahan lebih baik daripada mengobati yaa,. 🙂

 

Salam, dari menunggu cucian motor selesai,. 😀

Cinta Itu tak Beralamat pd Manusia


Malang, 19 Juli 2013

Sudah hampir 4 bulan saya tidak menulis, rasanya ada yang aneh ketika menulis pertama kali. kira-kira mau menulis apa ya?,. ada something spesial ga dlm hidupku saat ini yang bisa aku tuliskan dan share kan??
hahh,. sebenarnya, setiap hari ku adalah spesial, memiliki warna tersendiri,. ohh yaa kenapa?? karena saya merasa setiap hari harus bahagia, harus mengalir, dan tanpa lelah harus selalu bersyukur kepada pemilik diri ini,. Alloh SWT. :*